Pemkab Kampar Ikuti Rakor Evaluasi Kinerja TPID, Suhermi : “Empat Program Unggulan Pengendalian Inflasi

Rakor tersebut dibuka dan dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnvian diwakili Direktur Fasilitasi Lembaga Kemasyarakatan dan Adat Desa, PKK dan Posyandu Kemendagri Tubagus Chairul Dwi Sapta.
Baca Juga:
Usai mengikuti rakor bersama Kemendagri, BPS, dan Ketahanan Pangan, Pemkab Kampar langsung menindak lanjuti dari hasil rakor tersebut dan melakukan rapat ulang bersama Dinas terkait di ruang rapat Bupati Lantai II.
Dalam rapat tersebut Suhermi mengatakan dalam penanganan inflasai, pemerintah daerah mesti melaksanakan program unggulan dalam rangka pengendalian inflasi yang mencerminkan 4 (empat) K yakni Keterjangkauan harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi dan serta Komunikasi efektif.
Sementara dalam dokumen laporan sendiri nantinya, perlu adanya dokumen evaluasi kinerja TPID selama 1 tahun.
"Dalam dokumen sendiri tersebut yang terpenting kita memasukkan kegiatan atau program unggulan tersendiri."ucap Suhermi.
Suhermi memaparkan Program ini memiliki dampak yang berpengaruh terhadap inflasi. Inflasi bisa saja sering terjadi pada bulan Ramadhan atau menjelang lebaran, hal ini diakibatkan ketersedian stok tidak ada, dan disribusi tidak lancar.
Infalasi Nasional saat ini berkisar 2,5 -1, dibawah 2,50 atau diatas 2,51. Sementara inflasi Kabupaten Kampar kita saat ini berkisar 3,8%. Dengan demikian, antisipasi naik inflasi pertama dibulan Ramadhan nantinya, dengan menggelar pasar murah."jelas Suhermi". (red)

Rakor di Pelalawan, Gubernur Riau Fokus pada Sinergi, Infrastruktur, dan Pengembangan Wisata Lokal

Rakor Pengendalian Inflasi 2025, Plt Sekjen Kemendagri Minta Waspada Inflasi Jelang Ramadhan

Guna Menyukseskan Pemilihan Serentak Tahun 2024, KPU Riau Gelar Rakorda Persiapan Pemungutan Suara

Pimpin Rakor, Pj Gubernur Riau Bersama Bupati dan Wali Kota se Provinsi Riau Bahas Soal Prioritas

Guna Mewujudkan Pilkada Aman, Damai dan Kondusif, Pemkab Kampar Gelar Silaturahmi Pilkada Damai 2024
